Selamat Datang di "Kitab Salaf Indonesia". Tempatnya Download Kitab Gratis !!!.

Senin, 29 April 2013

KHUTBAH MENERANGKAN TATACARA MELATIH TATA KRAMA PADA ANAK-ANAK DAN CARA MEMBERI PENGAJARAN.


خُطْبَةٌ فِى تَأْدِيْبِ الْأَطْفَالِ وَتَعْلِيْمِهِمْ
KHUTBAH MENERANGKAN TATACARA MELATIH TATA KRAMA PADA ANAK-ANAK DAN CARA MEMBERI PENGAJARAN.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى تَوَلَّى عِبَادَهُ الصَّالِحِيْنَ، وَثَبَّتَ عَلَى مَرْضَاتِهِ قُلُوْبَ الْكَامِلِيْنَ، وَأَسْكَنَ حُبَّهُ أَفْئِدَةَ الْمُحِبِّيْنَ، فَعَلاَهُمُ اْلوَقَارُ وَالسَّكِيْنَةُ، هُمُ الْقَوْمُ الَّذِيْنَ لاَ يَشْقَى بِهِمْ جَلِيْسُهُمْ مَيْمُوْنَةٌ, وَصُحْبَتُهُمْ مَأْمُوْنَةٌ. أَشْهَدُ أَنْ لآإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِى جَبَّلَهُ اللهُ عَلَى الْمَكَارِمِ وَطَبَّعَهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ أَحْيَوْا سُنَّتَهُ الْمُتَّبَعَةِ. وَأَمَاتُوْا أَضَالِيْلَ الْأَهْوَاءِ ـ الْمُبْتَدِعَةَ.
 أَمَّابَعْدُ: فَيَاعِبَادَاللهِ فَمَنِ اتَّقَاهُ وَقَاهُ، وَمَنْ عَصَاهُ أَقْصَاهُ، وَاعْلَمُوْا أَنَّ مِنْ أَعْظَمِ التَّقْوَى تَرْبِيَّةَ الْبَنِيْنَ وَالْبَنَاتِ, وَاْلقِيَامَ عَلَى تَأْدِيْبِِ اْلعَائِلاَتِ فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، وَكُلُّكُمْ مُؤَاخَذٌ بِإِهْمَالِ تَهْذِيْبِ الصَّغِيْرِ وَتَرْبِيَّتِهِ. 

Sodara-sodara jama’ah Jum’ah sekalian, mari sama-sama bertaqwa kepada Alloh SWT dengan sesungguh-sungguhnya, yakni dengan menjalankan semua yang diperintahkan-Nya dan menjauhi semua yang dilarang-Nya. Barang siapa yang bertaqwa kepada-Nya maka Alloh senantiasa menjaganya, begitu juga sebaliknya barang siapa yang berani ingkar dan berdurhaka kepada-Nya maka Alloh tidak segan-segan menjauhkan orang tersebut dari rahmat dan kasih sayang-Nya. Sodara-sodara jama’ah Jum’ah sekalian, termasuk dari ketinggian kadar ketaqwaan kepada Alloh, adalah mendidik dan mengurus anak serta mengurus keluarga di rumah. Dididik dan diajarkan hukum-hukum agama Islam yang jelas-jelas sesuai dengan yang difirmankan Alloh dalam Al-Qur’an. Dan memang yang demikian itu telah menjadi tanggung jawab kita sebagai orang tua dan pemimpin keluarga. Ketika kita punya tanggungjawab yang demikian, ketika kita keliru mengarahkan pendidikan anak dan keluarga, sehingga mereka buta akan peraturan-peraturan agama, maka kita semua yang akan menanggung dosa dan siksaan dari Alloh.

فَإِنَّ الصَّبِىَّ أَمَانَةٌ عِنْدَ وَالِدَيْهِ، وَقَلْبَهُ الطَّاهِرَ مَائِلٌ إِلَى مَا يُمَالُ بِهِ إِلَيْهِ فَإِنْ عُوِّدَ الْخَيْرَ وَعُلِّمَهُ نَشَاءَ عَلَيْهِ، وَسَعِدَ فِى الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَشَارَكَهُ فىِ ثَوَابِهِ أَبَوَاهُ وَمَنْ تَخَرَّجَ عَلَى يَدَيْهِ، وَإِنْ أُهْمِلَ إِهْمَالَ الْبَهَائِمِ شَقِىَ وَهَلَكَ بِشُرُوْرِهِ، وَكَانَ الْوِزْرُ فِى رَقَبَةِ اْلقَيِّمِ وَالْوَالِىْ لِأُمُوُرِهِ. وَاللهُ سَبْحَانَهُ وَتَعَالَى يُخَوِّفُنَا وَيُنْذِرُنَا عَنِ التَّسَاهُلِ فِى ذلِكَ إِنْذَارًا. وَقَدْ قَالَ تَعَالىَ: ياَايُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا قُوْا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيْكُمْ نَاراً.

Sesungguhnya anak-anak adalah suatu amanat atau titipan dari Alloh yang diberikan kepada para orang tua. Oleh karenanya bagi kita yang merasa sudah menjadi orang tua harus berhati-hati betul dalam menjaga anak-anaknya lebih-lebih dalam memperhatikan soal pendidikan anak, karena hati mereka itu masih murni, kosong, masih mudah mengikuti apa yang diarahkan kepadanya. Apabila si anak dari kecil sudah dibiasakan dan diajarkan untuk berbuat yang baik-baik dan hal-hal yang positif maka niscaya ia akan tumbuh besar menjadi generasi muda yang baik, selalu melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi dirinya, bagi keluarganya atau pun masyarakat bisa mengangkat derajat diri, keluarga dan masyarakatnya, tidak melakukan perilaku yang berbahaya yang bisa mencemarkan nama baik keluarga ataupun lingkungannya karena merasa malu dengan dirinya sendiri. Dan akhirnya ia menjadi orang yang selamat dan sukses di dunia maupun di akhiratnya, serta orang tuanya bisa ikut merasakan  kebahagiaan dan keberuntungannya, diakhirat bisa memetik pahala dari perilaku anaknya dan pahala  orang-orang yang meniru perilaku si anak. Apabila perkembangan kehidupan anak kita biarkan saja, dan menjadi liar seperti halnya hewan, tidak dididik sama sekali, sehingga buta sama sekali tentang hukum-hukum agama, maka ia akan celaka dan tumbuh menjadi anak yang bejat moralnya karena kelakuannya serta dosanya ikut dipikulkan pada orang tuanya yang tidak mau mendidiknya tadi.

Sodara-sodara jama’ah Jum’ah sekalian, Alloh SWT sangat mengkhawatirkan dan mengancam kepada kita sebagai orang tua jangan sampai menganggap remeh terhadap pendidikan anak dan keluarga kita, sampai-sampai Alloh berfirman dalam Al-Qur’an yang berbunyi: hai orang-orang yang beriman, jagalah diri kamu sendiri dan keluarga kamu dari kobaran api neraka.

وَمَهْمَاكَانَ الْأَبُ يَصُوْنُهُ عَنْ نَارِ الدُّنْيَا فَبِأَنْ يَصُوْنَهُ عَنْ نَارِ الْآخِرَةِ أَوْلَى، وَيَحْفَظَهُ مِنَ اْلقُرَنَاءِِ السُّوْءِ وَالْكَسْلاَنِ وَالْأَزْدَى وَيَمْنَعَهُ عَنْ فُحْشِ الْكَلاَمِ، وَمِنَ اللَّعْنِ وَالسَّبِّ وَمُخَالَطَةِ اللِّئَامِ. وَأَنْ يُعَلِّمَهُ طَاعَةَ وَالِدَيْهِ وَمُعَلِّمِهِ وَكُلِّ كَبِيْرٍ. وَأَنْ يَنْظُرَ إِلَيْهِمْ بِعَيْنِ التَّوْقِيْرِ, وَيُعَلِّمَهُ الْوَاجِبَاتِ وَالمَنْدُوْبَاتِ, وَيَأْمُرَهُ بِالصَّوْمِ إِنْ أَطَاقَهُ كَمَا يَأْمُرُهُ بِالصَّلَواتِ، وَيُرْشِدَهُ إِلَى الْعُلُوْمِ النَّافِعَةِ وَالْأَدَابِ الْجَامِعَةِ. 

Ketika kita sebagai orang tua menjaga anak kita memperhatikan anak dari ketertinggalan dalam masalah dunia maka tidak kalah pentingnya mengarahkan anak dalam masalah akhirat, jangan sampai terjerumus dalam kenistaan dan maksiat sehingga terkena adzab di akhirat nantinya. Dan anak-anak hendaknya dijaga dari pergaulan bebas, berteman yang tidak jelas kelakuannya, berperilaku bejat, dan dijaga jangan sampai membiasakan untuk berkata kotor dan sebagainya, dididik sedini mungkin untuk belajar berbakti dan taat kepada kedua orang tua, guru dan orang yang lebih tua, serta diajarkan perkara fardhu dan sunnah, diberi pengertian tentang ilmu yang bermanfaat dan budi pekerti yang luhur, serta diperintah untuk mulai menjalankan sholat dan puasa kalau memang sudah mampu.

اَلْحَدِيثُ: قَدْوَرَدَ فِى الْخَبَرِ عَنِ النَّبِىِّ الصَّادِقِ الْأَبَرِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: الرَّاحِمُوْنَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ إِرْحَمُوْا مَنْ فِى الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِى السَّمَآءِ.

Diriwayatkan dalam sebuah hadits, baginda Nabi SAW pernah bersabda: “Adapun orang-orang yang mau mengasihi pada sesamanya maka Alloh akan mengasihinya, oleh karenanya mari kasihanilah makhluk yang ada di bumi, maka makhluk yang ada di langit akan mengasihi kamu”.

وَاللهُ تَعَالَى يَقُوْلُ وَبِقَوْلِه يَهْتَدِى الْْمُهْتَدُوْنَ، وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوْا لَهُ وَأَنْصِتُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ .فَأَمَّا مَنْ أَعْطَا وَاتَّقَى وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى وَأَمَّا مَنْ بَخِلَ وَاسْتَغْنَى وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَى فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَى .

Firman Alloh dalam Al-Qur’an berbunyi:  “Adapun orang-orang yang sudi memenuhi hak-hak Alloh dan bertaqwa kepada-Nya serta membenarkan kalimah-kalimah yang lebih baik maka Alloh akan memberi kemudahan pada mereka untuk masuk ke surga. Akan tetapi bagi orang yang bakhil memenuhi hak-hak Alloh dan mendustakan pada kalimah-kalimah yang baik maka Alloh akan memudahkan baginya untuk masuk ke neraka”.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِى الْقُرْأَنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِيْ وَإِيِّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيْمُ.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berkunjung di Kitab Salaf Indonesia
Download Ebook Islami Gratis
Kalau ada keluhan silahkan hub kami di:
https://www.facebook.com/KitabSalafIndonesia
SMS ke : +6282300107333 Pin : 7D83F38A

ptc

Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program